Penerimaan dan pengawasan peserta magang teknis

Koperasi A-BRIDGE menangani persiapan mulai dari perekrutan peserta magang teknis hingga kedatangan, pelatihan setelah kedatangan, serta pengawasan dan bimbingan setelah penempatan.

Tujuan Magang Teknis

Magang teknis merupakan program kerja sama internasional melalui alih keterampilan, teknologi, dan pengetahuan. Penerimaan dilakukan dengan mengutamakan penguasaan keterampilan sesuai rencana magang dan perlindungan peserta.

Tugas sebagai Lembaga Pengawas

Perekrutan dan Persiapan Penerimaan

Kami memeriksa isi pelatihan dan kesiapan perusahaan penerima, lalu mempersiapkan perekrutan, wawancara, dan kedatangan peserta.

Pelatihan setelah Kedatangan

Kami menyelenggarakan pelatihan wajib setelah kedatangan hingga penempatan, agar peserta memperoleh pengetahuan yang diperlukan untuk kehidupan dan magang di Jepang.

Pengawasan dan Bimbingan setelah Penempatan

Melalui audit dan kunjungan bimbingan, kami memeriksa pelaksanaan magang dan mendukung operasional yang sesuai dengan rencana magang.

Konsultasi bagi Perusahaan dan Peserta Magang

Kami menerima konsultasi mengenai kekhawatiran dalam magang dan kehidupan sehari-hari serta masalah di tempat kerja, lalu membantu penanganan yang tepat.

Alur Penerimaan

  1. Konsultasi mengenai isi magang dan kesiapan penerimaan
  2. Konfirmasi persyaratan perekrutan dan wawancara calon peserta
  3. Persiapan dan pengurusan rencana magang teknis serta status tinggal
  4. Kedatangan, pelatihan setelah kedatangan, dan penempatan
  5. Pelaksanaan magang sesuai rencana dan pengawasan berkelanjutan

Transisi ke Program Ikusei Shuro

Program Ikusei Shuro dijadwalkan mulai pada 1 April 2027. Saat mempertimbangkan penerimaan peserta magang teknis, perlu memeriksa waktu mulai serta ketentuan transisi program.

Nomor izin kegiatan pengawasan umum: 許1901000100
Tanggal izin: 26 September 2019 (Reiwa 1)

Referensi program:OTIT: Pedoman Pelaksanaan Program / Tanya Jawab Program Ikusei Shuro

Pertanyaan Umum tentang Magang Teknis

Sepuluh pertanyaan dalam brosur telah disusun kembali untuk situs web. Pertanyaan mengenai perawatan lansia berlaku untuk bidang tersebut. Keterangan tambahan mengenai program: September 2026.

Q1. Siapa yang datang ke Jepang sebagai peserta magang teknis?

Peserta memiliki beragam pengalaman dan latar pendidikan, terutama lulusan SMA dan sekolah kejuruan. Kami merekrut calon peserta setelah mengetahui isi magang dan persyaratan yang diinginkan. Pendidikan dan bimbingan setelah kedatangan penting agar peserta terbiasa dengan tempat kerja dan kehidupan di Jepang.

Q2. Bagaimana tingkat kemampuan bahasa Jepang peserta magang teknis?

Brosur menyebutkan tingkat JLPT N4 sebagai gambaran umum saat kedatangan, tetapi kemampuan setiap orang berbeda. Kami mendukung peningkatan berkelanjutan melalui percakapan di tempat kerja, laporan harian, dan kesempatan belajar bahasa Jepang. Persyaratan bahasa menurut bidang pekerjaan serta pemahaman peserta yang sebenarnya perlu diperiksa.

Q3. Bagaimana pengaturan tempat tinggal dan makanan?

Perusahaan penerima diminta menyediakan tempat tinggal, seperti rumah dinas, asrama, atau apartemen sewaan. Kami memberikan daftar perlengkapan yang diperlukan, termasuk perlengkapan tidur serta alat pemanas dan pendingin, agar tersedia sebelum penempatan. Pada prinsipnya, peserta memasak sendiri.

Q4. Bagaimana mengurus prosedur imigrasi dan pengelolaan setelah penempatan?

Berdasarkan informasi dari perusahaan, kami memberikan panduan mengenai dokumen dan prosedur rencana magang teknis serta status tinggal. Perusahaan perlu menyiapkan sistem pelaksanaan magang dan menunjuk pembimbing magang serta pembimbing kehidupan sehari-hari. Sebagai lembaga pengawas, kami melakukan kunjungan bimbingan dan audit untuk mendukung magang yang tepat.

Q5. Apakah peserta magang teknis boleh lembur atau bekerja pada sif malam?

Pada dasarnya, magang harus dilaksanakan sesuai rencana yang telah disahkan. Lembur memerlukan prosedur hukum, termasuk kesepakatan Pasal 36, serta pembayaran upah lembur. Sif malam ditentukan setelah memeriksa bidang pekerjaan, rencana magang, tingkat kemahiran, dan sistem bimbingan. Dalam bidang perawatan lansia, diperlukan sistem yang menjamin keselamatan pengguna layanan dan peserta; silakan berkonsultasi dengan kami sebelum memulainya.

Q6. Berapa orang peserta magang teknis yang dapat diterima?

Jumlah yang dapat diterima bergantung pada jumlah pegawai tetap, tahap penerimaan, dan faktor lainnya. Dalam kuota dasar umum program yang diawasi lembaga, perusahaan dengan paling banyak 30 pegawai tetap biasanya dapat menerima tiga peserta Magang Teknis 1. Namun, terdapat batas berdasarkan jumlah pegawai dan ketentuan khusus bidang; perawatan lansia mempunyai kuota tersendiri. Kami memberikan panduan setelah memeriksa kondisi perusahaan.

Q7. Apakah masa magang dapat diperpanjang?

Magang Teknis 1 berlangsung paling lama satu tahun dan Magang Teknis 2 paling lama dua tahun. Peralihan memerlukan pemenuhan persyaratan, termasuk evaluasi keterampilan. Pada bidang yang memenuhi syarat, peserta dapat beralih ke Magang Teknis 3 dan menjalani total hingga lima tahun jika lulus ujian yang diperlukan serta perusahaan dan lembaga pengawas memenuhi persyaratan unggul dan ketentuan lainnya. Kami memeriksa setiap kasus dengan mempertimbangkan transisi ke Ikusei Shuro.

Q8. Kapan peserta dapat dihitung dalam standar jumlah staf perawatan lansia?

Brosur menjelaskan bahwa pada prinsipnya peserta dihitung setelah enam bulan sejak mulai magang, sedangkan pemegang JLPT N2 atau lebih tinggi dapat dihitung sejak awal. Setelah perubahan ketentuan, peserta dengan masa kurang dari enam bulan juga dapat dihitung apabila fasilitas menilai kemampuan bahasa Jepang dan kondisi bimbingan serta memenuhi persyaratan sistem pembimbingan dan dukungan. Kami memeriksa jenis layanan fasilitas dan ketentuan yang berlaku.

Q9. Apa persyaratan untuk menjadi pembimbing magang teknis?

Pembimbing harus merupakan pegawai tetap di tempat pelaksanaan magang dan, pada prinsipnya, memiliki pengalaman sedikitnya lima tahun dalam keterampilan yang diajarkan. Untuk perawatan lansia, brosur menjelaskan persyaratan kualifikasi dan pengalaman bagi tenaga perawat lansia bersertifikat, perawat, asisten perawat, serta lulusan pelatihan praktisi. Kami juga memeriksa persyaratan khusus bidang, termasuk penempatan tenaga perawat lansia bersertifikat dan pelatihan yang diperlukan.

Q10. Apa manfaat mengikuti program magang teknis?

Program ini memungkinkan kontribusi terhadap kerja sama internasional melalui alih keterampilan, teknologi, dan pengetahuan. Membimbing peserta juga menjadi kesempatan meninjau pendidikan internal, memahami budaya berbeda, dan membangun hubungan internasional. Pengembangan sumber daya manusia untuk kegiatan usaha di luar negeri pada masa depan juga dapat diharapkan.

Lihat Brosur (PDF)

Referensi program:Organisasi Pelatihan Magang Teknis untuk Orang Asing (OTIT) / Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan: Revisi Tarif Layanan Perawatan / Magang Teknis Bidang Perawatan Lansia

Silakan Berkonsultasi tentang Penerimaan Tenaga Kerja Asing

Beri tahu kami jenis pekerjaan, lokasi kerja, jumlah tenaga kerja, dan waktu yang diharapkan.